WELCOME

For everyone who love classical stories
from many centuries until millenium
with some great story-teller around the world
these is just some compilation of epic-stories
that I've read and loved so many times
... an everlasting stories and memories ...

Translate

Friday, May 4, 2012

MY FANTASY FRIDAY ( 3 )


MY FANTASY FRIDAY HOP 


FANTASY FRIDAY with Children Classic Literature

Melihat Blog Hops para blogger, membuatku ingin ikut serta dalam menuangkan minat dan hasrat akan karya-karya literature luar biasa yang tak pernah lekang oleh waktu. Mengingat kembali bagaimana diriku sebagai kanak-kanak mulai tertarik hingga menjadi seorang ‘booklovers’ – dimulai dari kisah-kisah klasik anak-anak, bukan sekedar dongeng semata tapi juga kisah penuh petualangan, memicu daya fantasi menuju dunia yang berbeda, memberikan penghiburan sekaligus pembelajaran akan pesan-pesan moral yang tidak berkesan ‘menggurui atau membosankan’ bahkan menjadi suatu kenangan tersendiri yang tak terlupakan. Nah apakah kalian juga memiliki pengalaman menarik dengan Children Literature, yuk berbagi kenangan ‘manis’ maupun ‘unik’ bahkan jika ada yang ‘menyebalkan’  


Syarat Mengikuti Blog Hop “Fantasy Friday with Children Literature” sebagai berikut :

1.        Follow Blog Hobby Buku’s Classic (http://my-classic-books.blogspot.com ) sebagai host melalui Google Friend Connect (GFC), silahkan sign join pada button di sidebar sebelah kanan.  

2.       Pasang button Fantasy Friday Blog Hop di postingan Anda atau sidebar blog, agar follower Anda juga bisa menemukan blog hop ini. 

3.       Postingan harus berkaitan dengan Children Literature, pembahasan boleh tentang Books / Authors / Features. Sertakan pula pengalaman dan kenangan tentang topik yang diambil.

4.       Buat posting dengan menyertakan copy-paste “Fantasy Friday” dan “Syarat mengikuti” pada postingan Anda.

5.       Isikan link (URL) postingan Anda ke Mr. Linky di bawah ini ( klik saja sign Mr. Linky ). Cantumkan nama dengan format : nama Blogger @ nama Blog, contohnya : Hobby Buku @ Hobby Buku’s Classic.

6.       Jangan lupa untuk kunjungi blog-blog peserta blog hop ini, sehingga kita juga bisa berbagi wawasan dan pengetahuan tentang buku-buku yang belum pernah kita ketahui …

7.       Dan sebagai persembahan khusus selama bulan APRIL-MEI 2012, data peserta setia Blog Hop yang masuk dalam link tersebut akan mendapatkan kesempatan mengikuti BIRTHDAY GIVEAWAY berupa buku dari salah satu / beberapa topik-topik yang aku postingkan selama bulan ini. Jadi jangan sampai terlewatkan jadwal tetap setiap Jum’at di Blog Hop-ku ini. 




MY FANTASY FRIDAY ( 3 )

Masih membahas tentang karya Enid Blyton, kali ini aku ingin membahas tentang serial gadis-gadis di sekolah asrama, kebetulan ada 3 serial yang banyak digemari yaitu :

MALORY TOWERS
Tokoh utama serial ini adalah Darrell Rivers – gadis periang, mudah bersahabat, blak-blakan, keras kepala dan mudah ‘naik-darah’ ... tanda-tandanya jika warna ujung hidungnya berubah. Kisah yang dibagi dalam 6 judul terpisah ini menceritakan penjalanan Darrell semenjak ia pertama kali memasuki asrama sekolah Malory Towers.  Lokasi sekolah yang terletak di tebing tinggi dengan kolam renang yang berbatasan dengan laut, sungguh pemandangan yang menakjubkan. 

Perjalanan kisah Darrell yang ‘naik-turun’ dengan berbagai konflik yang melibatkan berbagai karakter lainnya, sangat menggoda dan menggelitik. Bahkan dalam serial ini, Enid tampak lebih matang memberikan nuansa serta keunikan karakter yang berbeda-beda. Dengan memainkan peran bukan sosok yang  tampak ‘baik-baik’ tapi justru penuh rahasia serta konflik, pencarian tentang pokok permasalahan dan usaha untuk membantu ‘proses’ penyelesaian ( yang senantiasa berkembang mulai buku pertama hingga buku terakhir ) ... membuat serial ini menjadi favorit-ku no. 1.

ST. CLARE 
Tokoh utama serial ini adalah sosok si Kembar Pat & Isabel Sullivan – sepasang gadis pandai, banyak sahabat, namun menjadi agak ‘sombong’ dan ‘manja’ menurut penilaian kedua orang tuanya, sehingga alih-alih melanjutkan ke sekolah swasta yang mahal dan eksklusif, mereka berdua dimasukan dalam sekolah asrama negeri St. Clare. Merasa dipaksa dan bertekad untuk tidak tinggal lebih lama di St. Clare, si kembar bertekad melakukan ulah dan kenakalan sehingga mereka ‘dikeluarkan’ dari St. Clare. 

Tapi alih-alih mereka mendapat kesempatan melaksanakan niatnya seratus persen, justru berbagai ‘pelajaran’ penting dalam hidup mereka alami. Seperti siswa baru harus datang ‘melayani’ siswa yang lebih tinggi tingkatannya. Seumur hidup tidak tahu cara menyalakan api perapian, atau menjerang air minum untuk teh, menjahit, membersihkan ... segala hal yang biasa dilakukan oleh pelayan rumah, mereka harus pelajari selain pokok pelajaran itu sendiri. Dan pukulan terbesar, tingkat kepandaian mereka di sekolah sebelumnya yang membuat mereka ‘besar-kepala’ karena selalu dalam posisi puncak, justru berbalik ‘menampar’ saat keduanya menyadari bahwa di St. Clare, taraf mereka adalah pemula, bahkan mendekati nomer terbawah dari ranking nilai ...

Dibandingkan Malory Towers yang menunjukkan sisi kelam – sisi negatif sebuah karakter, namun kemudianmulai memasuki pencerahan, maka serial St. Clare hampir mirip, hanya nuansa yang aku tangkap lebih meriah dan penuh kelucuan serta kekonyolan, atau singkatnya sedikit lebih ‘ringan’ dibandingkan Malory Towers. Tapi tetap tidak membuat keasyikan membaca kenakalan gadis-gadis asrama yang melakukan “Pesta Tengah Malam” (membuat diriku meneteskan liur membaca setiap deskripsi makanan-minuman yang disantap oleh anak-anak ini ), atau keisengan untuk mengerti guru-guru mereka, terutama Mam’zelle – guru bahasa Prancis yang selalu saja mudah tertipu hehe ... ( klo tidak salah, di dalam kisah Malory Towers ada dua Mam’zelle, yang satu pendek-gemuk dan periang, suka humor bahkan bertekad membalas lelucon anak-anak dengan melakukan lelucon pribadi, dan yang satunya bertubuh tinggi-kurus dan selalu muram dan cemberut, lebih tegas dan tidak mudah dikelabui )

THE NAUGHTIES GIRL ( versi Indo : serial Si Badung )

Seri ini tentang gadis cilik bernama Elizabeth Allen – gadis cantik namun manja luar biasa dan kenakalannya membuat pengasuh pribadinya berganti orang setiap saat – tidak ada yang tahan dengan kenakalannya, hingga orang tuanya memutuskan memasukkan dirinya ke asrama sekolah Whyteleafe karena mereka berdua hendak bepergian ke luar negeri selama setahun.  Sama seperti Pat dan Isabel Sullivan di serial St. Clare, Elizabeth bertekad bulat untuk segera ‘keluar’ dari sekolah itu. 

Ia sengaja bersikap nakal, kurang-ajar, tidak pernah mau mematuhi peraturan apa pun, hingga dalam sekejap ia dimusuhi setiap anak baik laki-laki maupun perempuan ( iya benar, ini sekolah asrama yang bercampur antara ‘boys and girls’ ). Apalagi di sekolah ini peraturan dibuat dan dilaksanakan oleh para murid-murid sendiri, dengan adanya Dewan Sekolah, terdiri dari Ketua Murid ( satu pria, satu wanita ), serta beberapa orang Pengawas yang semuanya merupaan murid-murid pilihan murid-murid lain, adanya Rapat yang diadakan seminggu sekali, membahas berbagai masalah dan topik, dan membereskan serta ‘meluruskan’ hal-hal yang tidak benar --- seperti kelakuan Elizabeth Allen yang mendapat gelar khusus : si Badung, si Bengal, si Pembuat Onar ... 



Best Regards, 
* Hobby Buku * 

No comments :

Post a Comment